Gunakan Google Chrome untuk tampilan terbaik website ini. Portal Berita Sepakbola. Klasemen, Jadwal Pertandingan, dan Berita Sepakbola Terbaru & Terlengkap Seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, Liga Jerman, Liga Belanda, Liga Prancis, Liga Indonesia, Liga Champions, Liga Eropa, EURO 2012, dan Internasional.

ISL: Persija atasi Arema 2-1



Persija Jakarta mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang saat menjamu Arema Indonesia. Dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/1/2011), ‘Macan Kemayoran’ menang tipis 2-1.
Tambahan tiga poin dari laga ini membuat Persija naik ke posisi dua klasemen sementara Indonesia Super League dengan poin 17. Tim asal ibukota itu terpaut dua poin dari Persipura Jayapura yang masih duduk di posisi teratas.

Sementara buat Arema, kekalahan ini memaksa mereka turun satu anak tangga ke posisi tiga. Sang juara bertahan sudah mengumpulkan 14 poin dari delapan laga.

Jalan Pertandingan

Arema lebih dulu mengancam gawang Persija saat laga baru berjalan tujuh menit saat tandukan Pierre Njanka dari dalam kotak penalti masih bisa ditepis kiper Hendro Kartiko.

Di beberapa menit berikutnya laga antara dua klub papan atas Indonesia itu berlangsung ketat. Baik ‘Macan Kemayoran’ maupun ‘Singo Edan’ bergantian membangun serangan meski tak satupun yang bisa berujung gol.

Tim tamu lagi-lagi membuang peluang bersih saat laga masuk menit 26. Berdiri di tiang jauh dan berhasil menanduk bola umpan crossing dengan sempurna, tandukan Noh Alamsyah ke gawang yang sudah kosong dimentahkan tiang gawang.

Di paruh kedua babak pertama Persija makin gencar membangun serangan. Melalui Aliyudin, Greg Nwokolo dan bahkan Ismed Sofyan, yang kerap maju ke depan, gempuran-gempuran terus datang ke arah kiper Kurnia Meiga.

Aliyudin nyaris membuat The Jak bersorak kegirangan saat umpan yang coba dia lepaskan dari sayap kanan justru mengarah ke gawang dan membentur mistar. Kejadian di menit 38 tersebut berlanjut semenit berselang melalui sepakan kaki kiri Ismed dari luar kotak penalti yang cuma menyasar sisi luar gawang.

Di menit akhir babak pertama Persija akhirnya membuka keunggulan. Menerima umpan dari tengah lapangan, Nwokolo melakukan sprint ke kotak penalti, dia sempat memperdaya seorang bek lawan sebelum melepaskan tendangan yang bersarang di dalam gawang. Persija unggul 1-0 saat turun minum.

Tiga menit babak kedua berjalan Nwokolo kembali menebar ancaman, sebuah upaya yang terbuang berkat kegemilangan kiper Arema.

Memasuki menit 67 Noh Alamsyah mensia-siakan kesempatan lain yang datang padanya. Berusaha me-rebound bola yang gagal diamankan dengan sempurna oleh Hendro Kartiko, sepakan dia melayang jauh dari sasaran. Justru gawang Arema yang harus kebobolan lewat aksi Agu Casmir semenit berselang.

Menerima umpan lemparan ke dalam, dengan sangat tenang dia meliak-liuk melewati dua bek Arema di tepi kotak penalti. Saat tinggal berhadapan dengan kiper Kurnia dia melepaskan tendangan keras ke sudut sempit dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Arena akhirnya berasil memperkecil ketinggalan melalui Roman Chmelo. Dari tendangan bebas di sisi kanan pertahanan persija, tanpa kawalan dia melompat menanduk bola yang melambung ke dalam gawang dan tak sampai dijangkau Hendro Kartiko. Skor berubah menjadi 2-1.

Di menit-menit akhir laga, Persija masih terus menekan pertahanan tamunya demi mencari gol tambahan. Salah satu peluang yang tercipta datang dari pemain pengganti Bambang Pamungkas, yang lagi-lagi masih bisa diantisipasi kiper Arema.

Hingga akhirnya wasit meniup peluit panjang, skor akhir laga bertahan di angka 2-1.

via Detiksport
Baca selengkapnya berita: ISL: Persija atasi Arema 2-1

ISL: PSM tahan Pelita 2-2




Tim papan bawah Pelita Jaya gagal mencuri kemenangan yang sempat mereka genggam dalam pertandingan melawan tuan rumah PSM Makassar di Stadion Andi Matalatta, Minggu (21/11/2010).

Pelita yang sejauh ini baru menang satu kali, sempat unggul dua gol sebelum kebobolan dua gol juga. Skor 2-2 menjadi hasil maksimal yang bisa diraih tim berjulukan The Young Guns dan bermarkas di Karawang itu. Juga untuk tuan rumah.

Penyerang asal Paraguay Juan Ramirez membuka skor saat babak pertama berjalan 15 menit. Ia menggetarkan gawang Denny Marcel lewat sundulan, meneruskan umpan lambung Walter Brizuela.

Joko Sasongko memperbesar keunggulan Pelita setelah mengubah umpan Ardan Aras menjadi gol di gawang PSM. Gol ini terjadi di menit 24.

Keunggulan 2-0 untuk Pelita menipis tidak lama setelah gol Joko tersebut. Belum dua menit, PSM berhasil mencetak gol melalui Andi Oddang.

Pelita sebenarnya memiliki beberapa peluang lagi untuk menambah keunggulannya. Namun mereka justru dijauhi dewi fortuna. Di menit 62 PSM malah menjebol lagi gawang mereka dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut dibuat Anoure Obiora melalui tendangan penalti, menyusul pelanggaran yang dilakukan seorang pemain Pelita terhadap Andi Oddang.

Walaupun gagal mempertahankan dan mencuri kemenangan, paling tidak Pelita bisa beranjak dari dasar klasemen sementara -- dan "menyerahkannya" pada Persib Bandng. Mereka naik dua peringkat ke urutan 16, dengan nilai lima dari tujuh pertandingan. PSM tetap di posisi empat besar dengan 16 poin dari sembilan laga.

(via detiksport)
Baca selengkapnya berita: ISL: PSM tahan Pelita 2-2

Arema tak ingin ke LPI, Persema sebaliknya



Kendati tengah dilanda krisis keuangan, Arema Indonesia tetap konsentrasi mengarungi kompetisi Indonesia Super Liga (ISL) dan tak ingin mencoba mendaftar di Liga Premier Indonesia (LPI).

"Arema tetap konsisten pada ISL dan tak ada pikiran untuk pergi ke LPI, meski kondisi keuangan kita sedang krisis," tegas media oficer Arema FC Sudarmadji kepada detiksport di kantor Arema FC Jalan Sultan Agung, Selasa (2/11/2010), sore.

Suntikan dana bagi klub yang ikut LPI seperti ditawarkan penyelenggara ditanggapi dingin oleh Sudarmadji meskipun 'Singo Edan' menderita defisit sebesar Rp 7 miliar lebih. "Kita tahu ada tawaran dana bila ikut LPI, tapi sayang kita tidak menginginkannya," ujarnya.

Dia mengungkapnya, krisis keuangan tengah melanda Arema bukan menjadi akhir dari perjalanan timnya berlaga di ISL. Berbagai upaya, termasuk mengharap dukungan penuh dari Aremania, bakal dilakoni agar tim asal Malang ini bisa eksis.

"Pasti semua ada solusi, kami juga berharap dukungan penuh pada Aremania," ungkapnya. Disinggung tentang niat Persema Malang untuk bergabung di LPI, Sudarmadji mengaku tidak akan memengaruhi Arema. Untuk tetap konsisten di ISL. Dia menganggap hal itu merupakan hak dari Persema. "Itu hak mereka, kami tetap di ISL," jawabnya.

Beda Arema, beda pula Persema Malang. Klub yang selama ini didanai dengan uang APBD ini berniat untuk bergabung dengan LPI. Keputusan itu diambil Persema karena menilai berlaga di ISL banyak ruginya.

"Di ISL, kita banyak merugi oleh keputusan wasit yang tidak profesional. Seperti pada pertandingan saat lawan Pelita Jaya kemarin," kata Walikota Malang Peni Suparto kepada wartawan. 

Peni mengatakan, majunya sepakbola di Tanah Air harus didukung dengan sikap profesional, naik dari tim maupun wasit yang memimpin pertandingan.

"Kami nilai ISL tidak profesional, kemungkinan kita berniat untuk bergabung dengan LPI," beber politisi PDIP ini.

(via detiksport)
Baca selengkapnya berita: Arema tak ingin ke LPI, Persema sebaliknya

ISL: Persib kalah 1-0 dari PSPS




PSPS Pekanbaru mengalahkan Persib Bandung 1-0 dalam laga lanjutan Indonesia Super League. Penalti Dzumafo Efendi menjadi satu-satunya gol yang tercetak dalam laga tersebut.

Bagi Persib, ini adalah kekalahan beruntun setelah sebelumnya dikalahkan PSM Makassar dan Persija Jakarta. Bagi pelatih Jovo Cuckovic, kekalahan ini jelas tak bagus. Posisinya terancam dan bisa didepak sewaktu-waktu.

Posisi Persib di klasemen sementara pun jelas tak membaik. 'Maung Bandung' masih terdampar di posisi 14 dengan nilai koleksi nilai 4. Mereka baru meraih satu kemenangan dan sudah menelan empat kekalahan.

Pada laga di Stadion Kaharudin Nasution, Selasa (2/11/2010) sore WIB, tuan rumah PSPS lebih sering melancarkan tekanan ke arah gawang Maung Bandung. Ancaman pertama Asykar Bertuah hadir di menit enam. Lewat situasi sepak pojok, sempat tercipta kemelut. Bola kemudian disambar April Hadi yang masih bisa ditepis kiper Markus Horison.

Dua menit berselang, gawang Persib selamat setelah bola sodoran Herman Dzumafo gagal diselesaikan Putut Waringin Jati. Sepakan nama terakhir melenceng dari target.

Ancaman anak buah Abdurrahman Gurning belum berhenti. Menit ke-13 giliran M Isnaini yang menyerbu. Sudah berhadapan 1 lawan 1 dengan Markus, namun sepakan Isnaini masih terlalu lemah. Markus kembali menggagalkan usaha Putut Waringin di menit ke-27.

Sementara itu Persib sesekali mencuri peluang, di antaranya lewat sepakan Palbo Frances di menit ketujuh yang masih tepat di tangkapan kiper Dede Sulaiman. Seperempat laga berjalan, tandukan Frances yang kali ini menyambut umpan Syahril Ishak juga masih belum menyulitkan Dede.

Tuan rumah membuka skor menit 57 lewat penalti Herman Dzumafo. Sepakan kapten PSPS ini berhasil mengecoh Markus yang bergerak ke arah yang salah. Ada pun sebelumnya tendangan 12 pas diberikan usai Baihakki dinilai handsball di kotak terlarang.

Setelah gol itu PSPS terus mengancam. Markus berhasil menggagalkan dua peluang yang dihadirkan Patrice Nzekou masing-masng di menit ke-69 dan 75.

Maung Bandung sempat mencuri peluang delapan menit menjelang bubaran, sepakan Syahril Ishak gagal diselamatkan dengan sempurna oleh Dede Sulaiman. Namun kiper PSPS itu bereaksi dengan cepat untuk mengamankan bola liar.

Ini merupakan kemenangan keempat yang dibukukan PSPS. Dengan kemenangan ini Asykar Bertuah naik ke pringkat kelima dengan poin 13. Sementara Persib yang menelan kekalahan keempatnya masih terpaku di papan bawah.

(via detiksport)
Baca selengkapnya berita: ISL: Persib kalah 1-0 dari PSPS

Lawan Arema, Pelita andalkan lini depan




Pelita Jaya sangat siap menghadapi Arema FC. Pelita Jaya siap mengandalkan lini depan dengan permainan agresif saat bertandang di Stadion Kanjuruhan, Rabu (3/11/2010).

Menurut asisten pelatih Pelita Jaya FC Karawang I Made Pasek Wijaya menuturkan, timnya siap mempersiapkan lini depannya. Sedangkan Engelbert dkk dan Ramires sebagai penompang bola dari lini tengah telah matang dan bakal mampu menyibukkan barisan belakang tuan rumah.

"Kita andalkan lini depan, pada pertandingan besok," terangnya saat jumpa pers di Kantor Arema FC Jalan Sultan Agung, Selasa (2/11/2010), siang.

Namun diakuinya, Arema FC merupakan tim tangguh yang sulit untuk dikalahkan. Apalagi besok pertandingan digelar di kandang Arema. Meski demikian, Pelita tetap bertekad meraih poin, minimal menahan imbang juara bertahan Indonesia Super Liga (ISL).

Hasil imbang 2-2 melawan Persema Malang sebelumnya menjadi motivasi bagi pemain Pelita.  "Strategi saat kita melawan Persema sangat baik, anak-anak mengikuti instruksi yang diberikan. Mudah-mudahan itu terjadi saat melawan Arema," tuturnya.

I Made Pasek juga menyinggung soal hadirnya pelatih baru bakal membawa Pelita Jaya FC hingga musim kompetisi ISL. Namun pada laga besok pelatih asal Serbia itu belum bisa mengawal Pelita Jaya FC. "Untuk besok  belum bisa mendampingi tim, karena kita belum mendaftarkannya kepada BLI,"  ungkapnya.

Menurut I Made, Radovic kelahiran Serbia itu telah lama tinggal di Australia. Dan secepatnya memboyongnya ke tanah air. "Kini dia (radovic,red) berada di Australia, dan memang sudah lama tinggal disana," ujar I Made saat menguak jati diri sang pelatih.

Sementara Kubu Singo Edan julukan Arema FC tak mau gegabah dalam laga melawan Pelita Jaya, semangat tim yang tinggi dengan hasil imbang melawan Persema Malang perlu diwaspadai. "Kita perlu waspadai lini depan Pelita Jaya," aku Joko Susilo asisten pelatih Arema FC hadir dalam jumpa pers.

Joko menambahkan, kondisi tim lawan kini tengah euforia dengan hadirnya pelatih baru, yang mana hal itu dapat membangkitkan semangat tim. "Semangat tim lawan, akan berpengaruh pada pertandingan besok, dan kita tidak mau kalah akan hal itu," tegasnya.

(via detiksport)
Baca selengkapnya berita: Lawan Arema, Pelita andalkan lini depan

ISL: Arema gasak Semen Padang 3-1



(Indonesia Super League)
Juara  bertahan Arema FC menjadi tim pertama yang memberi kekalahan pada tim promosi Semen Padang di kompetisi Indonesia Super League 2010/2011. Mereka melakukannya di kandang sendiri.

Disaksikan suporter fanatiknya, Aremania, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (31/10/2010), Arema menundukkan tamunya dari Padang itu dengan skor 3-1.

Tiga gol tuan rumah disumbang Dendi Santoso di menit awal babak pertama, Yongki Ariwibowo di menit 11, dan Pierre Njangka melalui tendangan penalti di menit 18. Gol balasan Semen Padang dicetak Yu Hyung Koo melalui tendangan bebas di menit 41.

Dengan kemenangan ini Arema naik satu peringkat ke urutan tiga di klasemen sementara dengan nilai 14 dari tujuh pertandingan. Mereka menggeser Persija (13) dan terpaut satu angka dari tim peringkat dua, PSM Makassar, yang malam ini berhasil menundukkan Bontang FC dengan skor tipis 1-0. Persipura tetap di puncak dengan 19 poin.

Semen Padang tetap di urutan kelima dengan nilai 10. Inilah kali pertama tim berjulukan "Kabau Sirah" itu menelan kekalahan. Di empat pertandingan sebelumnya mereka menang tiga kali dan seri satu kali.

Arema unggul cepat


Gol cepat terjadi ketika pertandingan baru saja bergulir satu menit. Memanfaatkan umpan silang Esteban Guillen dari sisi kanan pertahanan lawan, bola sepakan Dendi Santoso, yang bermain menggantikan posisi Noh Alam Shah, tak mampu ditahan kiper Samsidar.

Setelah itu pasukan "Singo Edan" semakin menggila. Serangan bertubi-tubi dilancarkan untuk memperbesar keunggulan. Hasilnya didapat di menit 11. Dari kerja sama antara M. Ridhuan dan Dendi, Yongki Ariwibowo berhasil menyarangkan gol kedua di gawang Semen Padang.

Gerimis yang membasahi stadion Kanjuruhan sejak awal pertandingan tak menyurutkan stamina tuan rumah. Tim besutan Miroslav Janu ini terus menggempur barisan pertahanan Semen Padang yang dikawal Hengki Ardiles, Park Chul Hyung, dan David Ngan Pagbe, dan Tomi Rifka.

Gol ketiga Arema datang di menit 18 dari tendangan penalti Pierre Njanka. Hadiah penalti diberikan wasit untuk tuan rumah setelah seorang pemain Semen Padang handsball. Keunggulan tiga gol Arema disambut meriah Aremania memadati stadion.

Tertinggal 0-3 dalam waktu relatif singkat membuat Semen Padang terlihat “grogi”. Walaupun punya beberapa peluang, tapi Edward Wilson dkk tampak tidak siap untuk melakukan yang lebih baik lagi. Peluang terbuang antara lain dimiliki Ellie Aiboy, Edward dan Saktiawan Sinaga.

Meski begitu mereka bisa juga menipiskan skor menjelang akhir babak pertama. Di menit 41, melalui tendangan bebas YU Hyung Koo dari luar kotak penalti, tim yang dilatih Nilmaizar itu mengubah skor menjadi 1-3.

Sialnya, sebelum gol itu terjadi Semen Padang justru kehilangan satu pemain. Saktiawan diganjar kartu merah oleh wasit Suharto karena diduga melontarkan kata-kata yang tidak pantas saat memprotes insiden pelanggaran tersebut.

Di babak kedua, walaupun bermain dengan 10 orang, Semen Padang mencoba lebih dulu melakukan inisiatif serangan. Ellie Aiboy ditarik keluar lapangan oleh pelatih di menit 54, digantikan oleh Dedi Hartono.

Tak mau ditekan, Miroslav Janu pun melakukan perubahan pemain. Ia mengganti Rdhuan dengan striker Musafri di menit 59. Hal itu membuat Nilmaizar kembali mengubah taktiknya. Ia pun menurunkan Gusripen Efendi sebagai pengganti Park Chul Hyung, untuk meredam Musfari.

Permainan menarik di babak kedua ini tidak menghasilkan gol lagi, Arema tetap menang 3-1. Hal buruk buat Arema adalah, Yongki mengalami cedera setelah berbenturan dengan seorang pemain Semen Padang, sehingga diganti Amirudin di menit 83.



(via detiksport)
Baca selengkapnya berita: ISL: Arema gasak Semen Padang 3-1

ISL: Persipura atasi Deltras 2-0



Indonesia Super League.
Persipura Jayapura belum terkalahkan dan kembali memetik poin penuh dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL). Di kandangnya sendiri mereka mengandaskan Deltras Sidoarjo 2-0.

Pada pertandingan di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu (3110/2010) sore, Persipura yang tidak diperkuat kapten Boaz Solossa dan winger Ortisan Solossa, memastikan kemenangannya lewat gol Stevie Bonsapia dan Bio Pauline di menit-menit terakhir babak kedua.

Dengan kemenangan ini skuad "Mutiara Hitam" tetap kokoh di puncak klasemen dengan nilai 19 dari tujuh laga. Sedangkan Deltras melorot ke papan tengah dengan koleksi 10 poin.

Bermain di depan publik sendiri, Persipura memiliki sejumlah peluang di babak pertama, tapi tidak satu pun mampu dimaksimalkan menjadi gol. Ini adalah kali pertama di musim ini mereka tidak menuai gol di babak pertama.

Ketidakhadiran Boaz yang absen karena hukuman akumulasi kartu kuning terlihat sangat mempengaruhi ketajaman lini depan Persipura. Mereka cukup gampang frustrasi jika serangan yang dilancarkan dapat dipatahkan Bejo Sugiantoro dkk.

Di babak kedua pelatih Jacksen F. Tiago melakukan pergantian pemain dengan menarik Rahmat Rivai dan memasukkan Lukas Mandowen. Strategi ini terbukti jitu karena serangan Persipura lebih terarah dan menggigit.

Di menit 56 Lukas menggocek dua pemain Deltras sebelum melakukan tembakan ke arah gawang. Namun kiper Januar mampu mementahkannya.

Meski mulai dominan, Jacksen tak lupa untuk menguatkan pertahanannya. Gerarld Pangkaly digantikan Ricardo Salampessy untuk mengantisipasi serangan balik cepat dari Deltras, yang terbukti beberapa kali membuat suporter tuan rumah menahan nafasnya.

Yang menarik, Ricardo kemudian ditarik keluar lagi oleh sang pelatih untuk memberi kesempatan bagi itus Bonay untuk memaksimalkan penyerangan.

Usaha susah payah anak-anak Persipura baru berbuah hasil di menit 80 melalui tendangan Stevie Bonsapia. Ia membuka skor setelah bekerja sama dengan Titus.

Kemenangan Persipura membesar di sisa empat menit babak kedua. Adalah sundulan Bio Pauline yang mengubah papan skor menjadi 2-0.

Setelah bermain seri 1-1 melawan Semen Padang di pekan pertamanya, Persipura selalu mampu mengalahkan lawan-lawannya. Lima tim lain yang sudah merasakan kekuatan mereka adalah Pelita Jaya, Persisam, Bontang FC, Persijap dan Persibo.



(via detiksport)
Baca selengkapnya berita: ISL: Persipura atasi Deltras 2-0

Wartawan detikSport & Pikiran Rakyat diancam



Indonesia Super League
Persija Jakarta sukses memenangi bigmatch kontra Persib Bandung dengan skor 3-0. Sayang kemenangan itu ternodai dengan ulah beberapa suporternya yang tak bertanggung jawab.

Gol-gol yang diberikan Greg Nwokolo, Bambang Pamungkas dan Aliyudin sudah cukup memberikan kesenangan bagi hampir 30 ribu The Jak Mania, suporter setia mereka, yang memadati Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (30/10/2010) sore WIB.

Apalagi dengan permainan apik yang ditunjukkan 'Macan Kemayoran' sepanjang laga jelas makin membuat gembira para suporternya. Namun demikian masih ada saja suporternya yang berulah usil dengan membuat keributan saat dan sesudah pertandingan tersebut.

Saat pertandingan seorang fotografer salah satu media bersaksi kalau di dekat pintu utara stadion utama, terjadi saling lempar antara The Jak Sendiri. Padahal di dalam stadion para penonton relatif tenang-tenang saja.

Seusai laga pun menurut laporan salah satu stasiun televesisi swasta, The Jak membuat ulah di sekitar daerah Senayan yang berujung pada pemukulan oleh aparat keamanan untuk membubarkan mereka.

Bahkan ada sekitar lima orang suporter Persib yang datang menonton dan termasuk Ronaldikin (bintang iklan mirip Ronaldinho) sampai diserang oleh sekelompok suporter yang mengaku The Jak dan berpakaian serba hitam serta sebagian besar bermodel potongan rambut cepak.

Detiksport bersama wartawati harian Pikiran Rakyat, Setyawatie Wina, nyaris jadi korban amukan sekelompok orang tak dikenal itu di dekat fitness center Gelora Bung Karno.

Saat itu detiksport hendak mengambil gambar Ronaldikin yang sedang dikeroyok kelompok itu dan mereka berang karena detiksport mencoba memfoto kejadian itu. Mereka pun sempat memaksa mengambil kamera milik detiksport dan meminta menghapus foto walau detiksport belum sempat mengabadikannya.

Beruntung detiksport hanya kena sedikit pukul di bagian kuping kiri dan Wina tidak diapa-apakan. Setelah itu detiksport dan wartawan Pikiran Rakyat langsung melarikan diri dari kerumunan itu.

Seusai kejadian itu, Ketua Harian The Jak Lariko Ranggamone lantas meminta maaf kepada detiksport, Wina dan wartawan lain di sekretariat PSSI Pers. Riko pun berjanji akan mengusut tuntas kejadian ini dan mencari kelompok yang telah mencoreng nama The Jak.
Baca selengkapnya berita: Wartawan detikSport & Pikiran Rakyat diancam

ISL: Sriwijaya atasi PSPS 1-0



Indonesia Super League
Sriwijaya FC Palembang berhasil memetik hasil positif dengan memukul tuan rumah PSPS Pekanbaru 1-0. Gol tunggal 'Laskar Wong Kito' dicetak oleh Keith Kayamba Gumbs.

Kekalahan PSPS di depan para pendukungnya sendiri yang memadati Stadion Rumbai Pekanbaru membuat para suporter berang. Lemparan botol ke lapangan menodai jalannya pertandingan.

Pertandingan berjalan dengan keras sejak awal. Pada menit kedua, pemain Sriwijaya FC, Supardi,  mendapat kartu merah setelah menahan bola tendangan pemain PSPS, Herman Dzumafo Epandi, yang akan bersarang ke gawang Sriwijaya.

Wasit kemudian mengusi Supardi dan memberikan hadiah penalti kepada PSPS. Namun kesempatan emas tersebut melayang karena tendangan keras mendatar Dzumafo bisa ditangkap kiper SFC, Feri Rotinsulu.

Berkurangnya kekuatan Sriwijaya membuat PSPS lebih mengusai jalannya pertandiangan. Namun beberapa kali kesempatan untuk membobol gawang SFC gagal. Sementara SFC mengintir peluang dari serangan balik.

Pada babak kedua, tepatnya di menit ke-51, SFC memecah kebuntuan. Mendapat umpan dari Firman Utina, Gumbs dengan tenang menguasi bola, mengecoh bek-bek PSPS dan dengan sepakannya menyarangkan bola ke gawang Dede Sulaiman.

Akibat gol tersebut, suporter PSPS, Asykar Teking, meradang. Beberapa kali, para penonton ini melempar botol air mineral dan batu ke tengah lapangan.

Melihat kondisi yang tidak kondusif ini, wasit Ahmad Suparman sempat menghentikan pertandingan sekitar 10 menit sebelum kemudian pengawas pertandingan yang mendapat jaminan dari pihak keamanan mengizinkan laga dilanjutkan.

Tertinggal 0-1, anak-anak PSPS arahan Abdur Rahman Gurning melancarkan serangan sporadis dari berbagai penjuru ke pertahanan SFC. Namun kokohnya barisan pertahanan tim tamu yang digalang M Ridwan membuat tim tuan rumah frustasi.

Hingga ditiupnya peluit bertanda berakhirnya babak kedua ini, tak satupun gol balasan mampu diciptakan PSPS.

Usai pertandiangan, kembali suporter PSPS menunjukan sikap tidak bersahabat dengan tim tamu. Pemain SFC yang akan keluar dari stadion menuju tangga bus, sempat dilempari dan dihalangi. Keributan lagi-lagi pecah.

Untungnya, pihak kepolisian segera dapat mengatasi keributan tersebut. Dengan pengawalan ketat pihak aparat, akhirnya para pemain Sriwijaya FC bisa naik ke bus.
Baca selengkapnya berita: ISL: Sriwijaya atasi PSPS 1-0

ISL: Bencana Mentawai motivasi Semen Padang



Indonesia Super League
Tragedi di Mentawai menjadi motivasi tambahan untuk memacu semangat Semen Padang untuk bisa meraih hasil maksimal dalam laga tandangnya melawan Arema Indonesia hari Minggu besok.

"Bencana Mentawai semoga menjadi motivasi bagi para pemain untuk dapat menahan permainan tuan rumah dan memenangkan pertandingan," kata Pelatih Semen Padang Nil Maizar, Sabtu (30/10/2010), sore.

Sedangkan untuk pertandingan besok, Nil telah menyiapkan strategi khusus yang bakal bisa membombardir pertahanan tuan rumah yang dikenal sangat disiplin itu.

Selain itu, tidak memberikan kesempatan bagi tim tuan rumah menguasai bola terlalu lama. Kawalan ketat terhadap para pemain menjadi ujung tombak Arema juga akan diterapkan.

"Sebisanya kami persempit pergerakan pemain lawan," ujarnya.

Nil juga mengakui telah mempersiapkan tim sejak lama dalam menghadapi laga ini. Diyakininya pertandingan akan berjalan menarik dan mereka bisa mengambil poin dari tuan rumah.
Baca selengkapnya berita: ISL: Bencana Mentawai motivasi Semen Padang

ISL: Arema siap gasak Semen Padang



Indonesia Super League
Juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim lalu Arema Indonesia siap melibas tim tamu Semen Padang. Apalagi Arema akan menjadi tuan rumah dalam laga lanjutan ISL di Stadion Kanjuruhan, Malang itu. 

Namun dalam pertandingan nanti, Skuad ‘Singo Edan’ ini tidak diperkuat beberapa pemain pilar, karena absen akibat akumulasi kartu. Kendati demikian target wajib menang harus tetap dipenuhi. 

"Target kita main kandang harus menang," jelas Pelatih kiper Arema Indonesia Dwi Sasmito saat jumpa pers di Kantor Arema Indonesia Jalan Sultan Agung, Sabtu (30/10/2010),  sore. 

Ditambahkan, para pemain terkena akumulasi kartu tersebut adalah, Zulkifli Syukur, Noh Alam Shah, Leonard Tupamahu, dan Cmello Roman. Meski demikian,  

Meski demikian, Dwi tetap mengingatkan bahwa Semen Padang bukan lawan yang mudah. "Semen padang mempunyai materi yang bagus, kami perlu mewaspadainya,"  tuturnya.
Baca selengkapnya berita: ISL: Arema siap gasak Semen Padang

ISL: Persija kalahkan Persib 3-0



Indonesia Super League
Persija Jakarta berhasil menunjukkan performa hebatnya di depan para pendukungnya. Di stadion Gelora Bung Karno, tim Macan Kemayoran sukses menaklukkan Persib Bandung dengan skor telak 3-0.

Kemenangan Persija dalam laga klasik, Sabtu (30/10/2010) tersebut terjadi di babak kedua. Tiga gol tuan rumah tersebut masing masing dicetak oleh Greg Nwokolo, Aliyudin dan Bambang Pamungkas. 

Jalannya Pertandingan 

Baru dua menit pertandingan berjalan, Nova Arianto diganjar kartu kuning usai menghalau Greg Nwokolo. Namun Persib lebih dulu menekan lewat Christian Gonzalez namun dengan mudah diamankan oleh kiper Hendro Kartiko. 

Peluang Bambang Pamungkas dari tendangan bebas masih membentur pagar pemain Persib dan bola melambung di atas mistar gawang Persib. Sementara satu lagi peluang emas Persija melalu Bambang masih dapat diblok oleh Nova.

Setelah itu Persib balik menyerang. Sebuah sundulan Pablo Franches di menit ke-9 masih gagal menembus gawang Persija. Begitu juga sebuah kesempatan Gonzalez masih melenceng dari sasaran.  

Sementara Hariono mencoba melepaskan tendangan mendatar jarak jauh namun dengan mudah diamankan Hendro. Sedangkan usaha Persija lewat Oliver Makour masih melambung di atas gawang Markus.   

Pada menit ke-27 sebuah usaha Ilham di depan gawang masih dapat diamankan oleh Markus. Menit ke-31, Oktavianus gagal memanfaatkan peluangnya setelah tendangannya masih melambung.    

Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Namun Persija akhirnya unggul lebih dulu di babak kedua setelah Greg Nwokolo berhasil melepaskan tendangan kaki kanannya memanfaatkan umpan terobosan Bepe di menit ke-52 

Pada menit ke-57, BP memiliki peluang namun bola hasil sepakan kaki kanannya masih dapat digagalkan oleh Markus. Sementara tendangan dari Frances di menit ke-60 masih lemah sehingga digagalkan Hendro.
 
Tembakan keras Syamsul Haerudin dari luar kota penalti masih tipis dari mistar gawang Markus di menit ke-62. Tak lama kemudian Persija kembali unggul lewat pemain pengganti Aliyudin setelah meneruskan umpan Greg di menit ke-65. 

Peluang dari Greg dan juga Bambang belum dapat menambah keunggulan. 
Namun Bambang akhirnya mampu menjebol juga gawang Persib lewat tendangan kaki kanannya yang cantik di menit ke-77. 

Persija pun semakin unggul jauh yaitu 3-0 atas Persib. Meskipun Persija masih mencoba menghadirkan beberapa peluang namun skor tersebut tetap tidak berubah hingga wasit Jumadi Efendi meniupkan peluit panjang. 

Susunan pemain

Persija Jakarta: Hendro Kartiko, Toni Sucipto, E. Precious, Eric Arsene Bayemi, Leo Saputra, Syamsul Haerudin, Oliver Makor, M. Ilham, Oktavianus (Aliyudin 63); Bambang Pamungkas, Greg Nwokolo

Persib Bandung: Markus Horison, Gilang Angga Kusuma, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Wildansyah; Siswanto, Moh Sharir Bin Ishak, Hariono, Atep, Pablo Frances, Christian Gonzalez
Baca selengkapnya berita: ISL: Persija kalahkan Persib 3-0

Indonesia Super League



Baca selengkapnya berita: Indonesia Super League