skip to main |
skip to sidebar
Serie A: Hat-trick Cavani benamkan Juve
Monday, January 10, 2011
Juventus pulang dari kandang Napoli dengan kepala tertunduk dalam. Tuan rumah sukses membungkam Bianconeri 3-0 berkat hat-trick Edinson Cavani.
Bermain di Stadio San Paolo, Senin (10/1/2011) dinihari WIB, Cavani tampil jadi bintang kemenangan Partenopei. Tiga kali ia menjebol gawang Juve dengan menggunakan kepalanya.
Hasil tersebut membuat Napoli sukses menggeser Lazio dari posisi dua klasemen Seri A Italia. Dengan poin 36, Napoli unggul dua angka dari Lazio dan ketinggalan empat angka dari sang pemuncak klasemen AC Milan.
Sementara untuk Juve, kekalahan membuat Alessandro Del Piero cs terpaku di posisi lima klasemen bermodal poin 31, setara dengan raihan angka Palermo yang ada satu posisi di bawahnya.
Jalan Pertandingan
Marco Storari harus memungut bola dari dalam gawangnya saat laga berjalan 19 menit. Memanfaatkan umpan silang Christian Maggio dari sayap kanan, tandukan Edinson Cavani sukses bersarang di gawang Juve.
Setelah itu Napoli dan Juve saling serang. Ezequiel Lavezzi melepaskan tembakan yang bisa ditepis Storari sedangkan Amauri memaksa Morgan De Sanctis meregangkan tubuh.
Luca Toni menggetarkan gawang Napoli pada menit 23. Tapi gol tidak disahkan oleh wasit. Skor masih 1-0 untuk Napoli.
Justru kemudian gawang Juve yang bobol lagi di menit ke-26. Cavani kembali mencetak gol dengan kepala, kali ini setelah menerima umpan dari Andrea Dossena.
Situasi kian gawat untuk Juve pada menit 54. Kerjasama Lavezzi dengan Marek Hamsik meloloskan Cavani yang lagi-lagi menjebol gawang Juve dengan kepalanya.
Susunan Pemain:
NAPOLI: De Sanctis; Cannavaro, Grava, Campagnaro; Pazienza, Gargano, Dossena (Aronica ’69), Maggio; Cavani (Sosa ’84), Lavezzi, Hamsik (Yebda ’78)
JUVENTUS: Storari; Chiellini, Bonucci, Traore (Grosso ’45), Grygera; Marchisio, Aquilani, Pepe (Motta ’66), Krasic; Toni, Amauri (Del Piero ’52)
via Detiksport
Baca selengkapnya berita: Serie A: Hat-trick Cavani benamkan Juve
Bermain di Stadio San Paolo, Senin (10/1/2011) dinihari WIB, Cavani tampil jadi bintang kemenangan Partenopei. Tiga kali ia menjebol gawang Juve dengan menggunakan kepalanya.
Hasil tersebut membuat Napoli sukses menggeser Lazio dari posisi dua klasemen Seri A Italia. Dengan poin 36, Napoli unggul dua angka dari Lazio dan ketinggalan empat angka dari sang pemuncak klasemen AC Milan.
Sementara untuk Juve, kekalahan membuat Alessandro Del Piero cs terpaku di posisi lima klasemen bermodal poin 31, setara dengan raihan angka Palermo yang ada satu posisi di bawahnya.
Jalan Pertandingan
Marco Storari harus memungut bola dari dalam gawangnya saat laga berjalan 19 menit. Memanfaatkan umpan silang Christian Maggio dari sayap kanan, tandukan Edinson Cavani sukses bersarang di gawang Juve.
Setelah itu Napoli dan Juve saling serang. Ezequiel Lavezzi melepaskan tembakan yang bisa ditepis Storari sedangkan Amauri memaksa Morgan De Sanctis meregangkan tubuh.
Luca Toni menggetarkan gawang Napoli pada menit 23. Tapi gol tidak disahkan oleh wasit. Skor masih 1-0 untuk Napoli.
Justru kemudian gawang Juve yang bobol lagi di menit ke-26. Cavani kembali mencetak gol dengan kepala, kali ini setelah menerima umpan dari Andrea Dossena.
Situasi kian gawat untuk Juve pada menit 54. Kerjasama Lavezzi dengan Marek Hamsik meloloskan Cavani yang lagi-lagi menjebol gawang Juve dengan kepalanya.
Susunan Pemain:
NAPOLI: De Sanctis; Cannavaro, Grava, Campagnaro; Pazienza, Gargano, Dossena (Aronica ’69), Maggio; Cavani (Sosa ’84), Lavezzi, Hamsik (Yebda ’78)
JUVENTUS: Storari; Chiellini, Bonucci, Traore (Grosso ’45), Grygera; Marchisio, Aquilani, Pepe (Motta ’66), Krasic; Toni, Amauri (Del Piero ’52)
via Detiksport
Leo: Inter luar biasa
Ketinggalan lebih dulu dari Catania, Inter Milan dengan cepat bangkit dan bahkan berbalik menang. Allenatore Nerazzurri Leonardo pun menyebut comeback itu luar biasa.
Bertamu ke markas Catania di Stadio Massimino, Minggu (9/1/2011) malam WIB, gawang Inter jebol lebih dulu lewat gol pemain tuan rumah pada menit 71.
Alih-alih kehilangan fokus, gol itu justru melecut semangat para pemain Inter. Hasilnya, Esteban Cambiasso kembali bikin skor setara hanya tiga menit sesudahnya.
Bukan hanya itu, Inter bahkan kembali menggebrak dengan memanfaatkan momentum sebelumnya. Cambiasso melesakkan gol kedua pada menit 79 untuk mengunci kemenangan.
“Kami kesulitan di paruh pertama dan Catania tampil rapi. Babak kedua berbeda dan pemain pengganti bikin kami lebih bersemangat,” tutur Leonardo di Football Italia.
“Kami membuktikan kalau kami punya karakter hebat, karena comeback seperti itu luar biasa. Inilah tiga angka buah dari terus menyerang,” lanjutnya.
Tambahan poin penuh itu memang belum membuat Inter beranjak dari papan tengah klasemen. Tapi karena punya dua partai lebih banyak, Inter bisa tiba-tiba merangsek ke papan atas.
Hal ini jelas memberikan motivasi ekstra untuk La Beneamata dalam berpacu mengejar rival. Apalagi pekan ini sang pemuncak klasemen AC Milan cuma bisa main imbang sedangkan Lazio dan Roma malah kalah.
“Kabar mengenai hasil pertandingan jelas membuat kami jadi lebih antusias walau saat ini masih sulit membaca papan klasemen karena kami punya dua partai lebih banyak,” papar Leonardo.
via Detiksport
Baca selengkapnya berita: Leo: Inter luar biasa
Bertamu ke markas Catania di Stadio Massimino, Minggu (9/1/2011) malam WIB, gawang Inter jebol lebih dulu lewat gol pemain tuan rumah pada menit 71.
Alih-alih kehilangan fokus, gol itu justru melecut semangat para pemain Inter. Hasilnya, Esteban Cambiasso kembali bikin skor setara hanya tiga menit sesudahnya.
Bukan hanya itu, Inter bahkan kembali menggebrak dengan memanfaatkan momentum sebelumnya. Cambiasso melesakkan gol kedua pada menit 79 untuk mengunci kemenangan.
“Kami kesulitan di paruh pertama dan Catania tampil rapi. Babak kedua berbeda dan pemain pengganti bikin kami lebih bersemangat,” tutur Leonardo di Football Italia.
“Kami membuktikan kalau kami punya karakter hebat, karena comeback seperti itu luar biasa. Inilah tiga angka buah dari terus menyerang,” lanjutnya.
Tambahan poin penuh itu memang belum membuat Inter beranjak dari papan tengah klasemen. Tapi karena punya dua partai lebih banyak, Inter bisa tiba-tiba merangsek ke papan atas.
Hal ini jelas memberikan motivasi ekstra untuk La Beneamata dalam berpacu mengejar rival. Apalagi pekan ini sang pemuncak klasemen AC Milan cuma bisa main imbang sedangkan Lazio dan Roma malah kalah.
“Kabar mengenai hasil pertandingan jelas membuat kami jadi lebih antusias walau saat ini masih sulit membaca papan klasemen karena kami punya dua partai lebih banyak,” papar Leonardo.
via Detiksport
Allegri: Hasil yang pantas
Tiga kali Milan dalam keadaan tertinggal dari Udinese dalam pertarungan mereka di Giornata 19, Minggu (9/1/2011). Massimiliano Allegri menilai satu angka yang didapat adalah hasil yang pantas.
Bermain di kandang sendiri, Milan kebobolan lebih dulu oleh gol Antonio di Natale di menit 35. Mereka menyamakan kedudukan di akhir babak pertama via Alexandre Pato.
Setelah restart Udinese mencetak dua gol lagi berturut-turut, masing-masing melalui Alexi Sanchez dan Di Natale. Milan membalas lagi secara beruntun lewat gol bunuh diri Medhi Benatia dan Pato. Kedudukan 3-3 sampai menit 82.
Memasuki masa krusial Udinese membuat publik San Siro terhenyak lagi dengan gol German Denis. Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan dengan mengukir gol pamungkas di injury time, dan itu membuat pertandingan berkesudahan 4-4.
“Kami sudah tahu, Udinese bisa merepotkan kami,” ujar Allegri usai laga. “Performa di babak pertama bagus, dan kami mengawalnya dengan cukup bagus setelah jeda. Tapi kami kebobolan dua gol dengan mudah.”
Allegri menyayangkan peluang besar Ignazio Abate di menit terakhir yang bisa membuat Milan berbaik menang. Namun hal itu tidak terjadi.
“Seri adalah hasil yang tepat,” sahutnya dikutip Football Italia. “Kami punya beberapa kesempatan bikin gol dan kami selalu punyaa feeling bisa bangkit. Rasa percaya itu bagus, dan kami juga mendapatkan sedikit keberuntungan.”
Milan masih memuncaki klasemen sementara dengan nilai 40, unggul enam poin dari tim peringkat dua, Lazio.
via Detiksport
Baca selengkapnya berita: Allegri: Hasil yang pantas
Bermain di kandang sendiri, Milan kebobolan lebih dulu oleh gol Antonio di Natale di menit 35. Mereka menyamakan kedudukan di akhir babak pertama via Alexandre Pato.
Setelah restart Udinese mencetak dua gol lagi berturut-turut, masing-masing melalui Alexi Sanchez dan Di Natale. Milan membalas lagi secara beruntun lewat gol bunuh diri Medhi Benatia dan Pato. Kedudukan 3-3 sampai menit 82.
Memasuki masa krusial Udinese membuat publik San Siro terhenyak lagi dengan gol German Denis. Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan dengan mengukir gol pamungkas di injury time, dan itu membuat pertandingan berkesudahan 4-4.
“Kami sudah tahu, Udinese bisa merepotkan kami,” ujar Allegri usai laga. “Performa di babak pertama bagus, dan kami mengawalnya dengan cukup bagus setelah jeda. Tapi kami kebobolan dua gol dengan mudah.”
Allegri menyayangkan peluang besar Ignazio Abate di menit terakhir yang bisa membuat Milan berbaik menang. Namun hal itu tidak terjadi.
“Seri adalah hasil yang tepat,” sahutnya dikutip Football Italia. “Kami punya beberapa kesempatan bikin gol dan kami selalu punyaa feeling bisa bangkit. Rasa percaya itu bagus, dan kami juga mendapatkan sedikit keberuntungan.”
Milan masih memuncaki klasemen sementara dengan nilai 40, unggul enam poin dari tim peringkat dua, Lazio.
via Detiksport
Serie A: 8 Gol, AC Milan-Udinese imbang
AC Milan gagal memetik poin penuh di kandang sendiri. Menghadapi Undinese, Milan harus bermain imbang 4-4 dalam lanjutan pertandingan Liga Serie-A, Minggu (9/1/2011).
Bermain imbang, hasil ini tetap menjaga Milan bertengger di puncak klasemen dengan 40 angka. Mereka juga sedikit diuntungkan karena Lazio yang berada di peringkat kedua kalah melawan Leece. Selisih antara Milan dan Lazio pun kini melebar menjadi enam poin.
Milan kesulitan menekan Udinese di awal pertandingan. Alexis Sánchez dan kawan-kawan memberikan Milan perlawanan yang alot. Bola lebih banyak berputar-putar di tengah. Akibatnya, tak banyak ancaman yang mampu diberikan trio Zlatan Ibrahimovic, Alexandre Pato, dan Robinho di lini depan.
Milan yang terus berusaha menyerang lengah di menit ke-39. Thiago Silva dan kawan-kawan tak melakukan penjagaan yang ketat kepada Antonio Di Natale. Akibatnya, Di Natale dengan mudah menaklukkan kiper Marco Amelia memanfaatkan umpan Gökhan Inler, 1-0 untuk Udinese.
Milan coba membalas. Usaha mereka tak sia-sia karena Pato berhasil menyeimbangkan skor lewat tembakan kaki kirinya, di akhir babak pertama, 1-1.
Memasuki paruh kedua, Udinese membuat Milan pontang-panting dengan serangan baliknya. Alhasil, Alexis Sánchez kembali membuat Udinese unggul di menit ke-53 memanfaatkan crossing Inler. Inler kembali berjasa dengan menyumbang asisst 13 menit kemudian untuk gol kedua Di Natale.
Harapan datang ketika Medhi Benatia membuat gol bunuh diri di menit ke-78. Milan langsung kembali bersemangat dan menggempur tim tamu habis-habisan. Kerja keras ini terbayarkan lewat gol Pato di menit ke-85 memanfaatkan umpan Antonio Cassano, skor pun berubah menjadi 3-3.
Pada awalnya pertandingan tampak akan berakhir dengan kedudukan ini. Namun, Germán Denis mampu mencuri gol memasuki menit akhir laga. Hebatnya, Milan tak patah arang. Di sisa waktu yang sangat sedikit, Ibrahimovic keluar sebagai penyelamat timnya melalui penyelesaian akurat dari dalam kotak penalti, satu menit setelah gol Denis.
Milan lepas dari kekalahan dengan hasil akhir 4-4.
Susunan pemain AC Milan: Marco Amelia; Thiago Silva, Daniele Bonera, Luca Antonini, Ignazio Abate, Clarence Seedorf (Antonio Cassano 69), Robinho, Gennaro Gattuso, Rodney Strasser, Zlatan Ibrahimovic, Pato
Udinese: Samir Handanovic, Christian Zapata, Maurizio Domizzi (Andrea Coda 73), Medhi Benatia, Almen Abdi (Emmanuel Agyemang-Badu 75), Kwadwo Asamoah, Gökhan Inler, Giovanni Pasquale, Mauricio Isla, Antonio Di Natale (Germán Denis 85), Alexis Sánchez
Hasil lainnya:
Bari 0-2 Bologna
Cesena 0-0 Genoa
Chievo 0-0 Palermo
Fiorentina 3-2 Brescia
Lazio 1-2 Lecce
Parma 1-2 Cagliari
via Kompas
Baca selengkapnya berita: Serie A: 8 Gol, AC Milan-Udinese imbang
Bermain imbang, hasil ini tetap menjaga Milan bertengger di puncak klasemen dengan 40 angka. Mereka juga sedikit diuntungkan karena Lazio yang berada di peringkat kedua kalah melawan Leece. Selisih antara Milan dan Lazio pun kini melebar menjadi enam poin.
Milan kesulitan menekan Udinese di awal pertandingan. Alexis Sánchez dan kawan-kawan memberikan Milan perlawanan yang alot. Bola lebih banyak berputar-putar di tengah. Akibatnya, tak banyak ancaman yang mampu diberikan trio Zlatan Ibrahimovic, Alexandre Pato, dan Robinho di lini depan.
Milan yang terus berusaha menyerang lengah di menit ke-39. Thiago Silva dan kawan-kawan tak melakukan penjagaan yang ketat kepada Antonio Di Natale. Akibatnya, Di Natale dengan mudah menaklukkan kiper Marco Amelia memanfaatkan umpan Gökhan Inler, 1-0 untuk Udinese.
Milan coba membalas. Usaha mereka tak sia-sia karena Pato berhasil menyeimbangkan skor lewat tembakan kaki kirinya, di akhir babak pertama, 1-1.
Memasuki paruh kedua, Udinese membuat Milan pontang-panting dengan serangan baliknya. Alhasil, Alexis Sánchez kembali membuat Udinese unggul di menit ke-53 memanfaatkan crossing Inler. Inler kembali berjasa dengan menyumbang asisst 13 menit kemudian untuk gol kedua Di Natale.
Harapan datang ketika Medhi Benatia membuat gol bunuh diri di menit ke-78. Milan langsung kembali bersemangat dan menggempur tim tamu habis-habisan. Kerja keras ini terbayarkan lewat gol Pato di menit ke-85 memanfaatkan umpan Antonio Cassano, skor pun berubah menjadi 3-3.
Pada awalnya pertandingan tampak akan berakhir dengan kedudukan ini. Namun, Germán Denis mampu mencuri gol memasuki menit akhir laga. Hebatnya, Milan tak patah arang. Di sisa waktu yang sangat sedikit, Ibrahimovic keluar sebagai penyelamat timnya melalui penyelesaian akurat dari dalam kotak penalti, satu menit setelah gol Denis.
Milan lepas dari kekalahan dengan hasil akhir 4-4.
Susunan pemain AC Milan: Marco Amelia; Thiago Silva, Daniele Bonera, Luca Antonini, Ignazio Abate, Clarence Seedorf (Antonio Cassano 69), Robinho, Gennaro Gattuso, Rodney Strasser, Zlatan Ibrahimovic, Pato
Udinese: Samir Handanovic, Christian Zapata, Maurizio Domizzi (Andrea Coda 73), Medhi Benatia, Almen Abdi (Emmanuel Agyemang-Badu 75), Kwadwo Asamoah, Gökhan Inler, Giovanni Pasquale, Mauricio Isla, Antonio Di Natale (Germán Denis 85), Alexis Sánchez
Hasil lainnya:
Bari 0-2 Bologna
Cesena 0-0 Genoa
Chievo 0-0 Palermo
Fiorentina 3-2 Brescia
Lazio 1-2 Lecce
Parma 1-2 Cagliari
via Kompas
Serie A: Inter kembali menang
Inter Milan kembali meraih kemenangan di bawah arahan Leonardo. Nerazzurri sukses menang 2-1 dalam lawatan ke markas Catania.
Di Stadio Angelo Massimino, Minggu (9/1/2011) malam WIB, Inter ketinggalan lebih dulu dari tuan rumah lewat gol Alejandro Gomez pada menit 71.
Tak berapa lama, Esteban Cambiasso menyamakan skor pada menit 74. Cambiasso lantas menjadi pahlawan Inter berkat satu gol lagi pada menit 79.
Kemenangan kedua Leonardo di kursi pelatih Inter tersebut belum mengubah posisi La Beneamata di peringkat tujuh klasemen Seri A dengan poin 29 hasil dari 17 partai –dua partai lebih sedikit dari kebanyakan tim lain yang sudah melakoni 19 laga.
Jalan Pertandingan
Peluang pertama dalam pertandingan dicatatkan Inter pada menit 13. Umpan silang Maicon disambut Dejan Stankovic dengan kepala kendati hanya berakhir di tangan kiper Mariano Andujar.
Simone Pesce berusaha mengancam gawang Inter dari tendangan jarak jauh meski sepakannya masih membuat bola melebar jauh dari sasaran pada menit 40.
Usai paruh pertama dilalui relatif tanpa banyak peluang dari kedua belah kubu, babak kedua dimulai dengan Catania langsung mengancam pada menit 48. Ciro Capuano melepaskan tembakan yang tipis melebar dari gawang Inter.
Ketangguhan Luca Castelazzi di bawah gawang Inter kembali diuji empat menit kemudian, kali ini oleh Martin Ledesma. Masih belum ada gol.
Pada menit 54 gantian Diego Milito yang menebar ancaman ke gawang Catania. Dari sudut sempit, sepakannya memaksa Andujar berjibaku mengamankan gawang.
Lima menit kemudian Catania nyaris saja bikin gol setelah tendangan Maxi Lopez dari jarak 22 meter menghantam mistar gawang Inter.
Pada menit 70 gol akhirnya lahir. Maxi Lopez dua kali gagal menceploskan bola dan si kulit bundar akhirnya dikuasai Alejandro Gomez yang dengan jitu sukses mengirimnya ke dalam gawang Inter.
Inter tak mau berlama-lama ketinggalan. Hanya berselang empat menit, tendangan Esteban Cambiasso dari jarak 11 meter berhasil menundukkan Andujar.
2-1 Inter! Luar biasa, Cambiasso melesakkan gol kedua pada menit 79 setelah sukses menyambut umpan silang Maicon di tiang jauh.
Susunan Pemain
Catania: Mariano Andujar, Matias silvestre, Giuseppe Bellusci, Pablo Alvarez (Nicolas Spolli ’82), Ciro Capuano, Ezequiel Carboni, Pablo Ladesma, Cristian Llama (Raphael Martinho ’50), Alejandro Gomez, Simone Pesce (Mirko Antenucci ’82), Maxi Lopez
Inter: Luca Castellazzi, Ivan Cordoba, Javier Zanetti, Lucio, Maicon, Cristian Chivu (Goran Pandev ’64), Dejan Stankovic, Thiago Motta (McDonald Mariga ’83), Esteban Cambiasso, Samuel Eto’o, Diego Milito (Andrea Ranocchia ’90)
via Detiksport
Baca selengkapnya berita: Serie A: Inter kembali menang
Di Stadio Angelo Massimino, Minggu (9/1/2011) malam WIB, Inter ketinggalan lebih dulu dari tuan rumah lewat gol Alejandro Gomez pada menit 71.
Tak berapa lama, Esteban Cambiasso menyamakan skor pada menit 74. Cambiasso lantas menjadi pahlawan Inter berkat satu gol lagi pada menit 79.
Kemenangan kedua Leonardo di kursi pelatih Inter tersebut belum mengubah posisi La Beneamata di peringkat tujuh klasemen Seri A dengan poin 29 hasil dari 17 partai –dua partai lebih sedikit dari kebanyakan tim lain yang sudah melakoni 19 laga.
Jalan Pertandingan
Peluang pertama dalam pertandingan dicatatkan Inter pada menit 13. Umpan silang Maicon disambut Dejan Stankovic dengan kepala kendati hanya berakhir di tangan kiper Mariano Andujar.
Simone Pesce berusaha mengancam gawang Inter dari tendangan jarak jauh meski sepakannya masih membuat bola melebar jauh dari sasaran pada menit 40.
Usai paruh pertama dilalui relatif tanpa banyak peluang dari kedua belah kubu, babak kedua dimulai dengan Catania langsung mengancam pada menit 48. Ciro Capuano melepaskan tembakan yang tipis melebar dari gawang Inter.
Ketangguhan Luca Castelazzi di bawah gawang Inter kembali diuji empat menit kemudian, kali ini oleh Martin Ledesma. Masih belum ada gol.
Pada menit 54 gantian Diego Milito yang menebar ancaman ke gawang Catania. Dari sudut sempit, sepakannya memaksa Andujar berjibaku mengamankan gawang.
Lima menit kemudian Catania nyaris saja bikin gol setelah tendangan Maxi Lopez dari jarak 22 meter menghantam mistar gawang Inter.
Pada menit 70 gol akhirnya lahir. Maxi Lopez dua kali gagal menceploskan bola dan si kulit bundar akhirnya dikuasai Alejandro Gomez yang dengan jitu sukses mengirimnya ke dalam gawang Inter.
Inter tak mau berlama-lama ketinggalan. Hanya berselang empat menit, tendangan Esteban Cambiasso dari jarak 11 meter berhasil menundukkan Andujar.
2-1 Inter! Luar biasa, Cambiasso melesakkan gol kedua pada menit 79 setelah sukses menyambut umpan silang Maicon di tiang jauh.
Susunan Pemain
Catania: Mariano Andujar, Matias silvestre, Giuseppe Bellusci, Pablo Alvarez (Nicolas Spolli ’82), Ciro Capuano, Ezequiel Carboni, Pablo Ladesma, Cristian Llama (Raphael Martinho ’50), Alejandro Gomez, Simone Pesce (Mirko Antenucci ’82), Maxi Lopez
Inter: Luca Castellazzi, Ivan Cordoba, Javier Zanetti, Lucio, Maicon, Cristian Chivu (Goran Pandev ’64), Dejan Stankovic, Thiago Motta (McDonald Mariga ’83), Esteban Cambiasso, Samuel Eto’o, Diego Milito (Andrea Ranocchia ’90)
via Detiksport
Serie A: Sampdoria atasi Roma 2-0
Sampdoria berhasil mengamankan tiga angka saat menjamu AS Roma di Luigi Ferraris, Minggu (9/1/2011). Pada pertandingan yang diwarnai tiga kartu merah itu Il Samp menang 2-1.
Mirko Vucinic membawa tim tamu unggull lebih dulu di menit 18. Aksi striker Montenegro itu membongkar pertahanan Sampdoria termasuk gawang kiper Gianluca Curci.
Skor 1-0 yang bertahan hingga akhir babak pertama berubah di menit 55. Kesalahan Juan dalam melakukan backpass berakibat fatal, dan kiper Julio Sergio memperburuk keadaan dengan menjatuhkan Angelo Palombo.
Sergio langsung diganjar kartu merah dan Roma dihukum penalti. Jeremy Menez ditarik keluar untuk memberi tempat pada Alexander Doni di bawah mistar gawang. Namun pekerjaan pertama Doni adalah memungut bola dari jala setelah tak mampu menghentikan tendangan penalti Nicola Pozzi.
Di menit 77 Sampdoria menurunkan pemain barunya, Federico Macheda, yang dipinjam dari Manchester United. Sementara itu Doni harus bekerja keras untuk menghentikan umpan berbahaya Pazzini kepada Macheda.
Di menit 83 tuan rumah berbalik memimpin. Juan kembali melakukan kesalahan karena gagal menyapu bola di kotak penalti, yang semestinya bisa ia lakukan. Stefano Guberti tak kesulitan untuk menyerobot dan memasukkan bola ke gawang Doni. 2-1 untuk Sampdoria.
Roma berusaha bangkit di menit-menit tersisa, termasuk setelah Stefano Lucchini mendapat kartu kuning kedua dan Sampdoria pun bermain dengan 10 orang. Di injury time Sampdoria kehilangan satu lagi pemainnya, setelah bek tengah Daniele Gastaldello di-espulso pula.
Namun Roma tetap tak bisa mengembalikan kedudukan dan kalah. Mereka tetap di peringkat empat klasemen, terpaut tujuh angka dari pimpinan sementara AC Milan, sedangkan Sampdoria naik ke urutan tujuh.
Susunan pemain:
Sampdoria: Curci; Zauri, Lucchini, Gastaldello, Ziegler; Koman, Palombo, Poli (Mannini 82), Guberti; Pozzi (Macheda 77), Marilungo (Pazzini 62)
Roma: Julio Sergio; Cassetti, Mexes (Juan 46), Burdisso, Riise; Perrotta, Greco (Totti 91), Brighi; Menez (Doni 56); Vucinic, Borriello
via Detiksport
Baca selengkapnya berita: Serie A: Sampdoria atasi Roma 2-0
Mirko Vucinic membawa tim tamu unggull lebih dulu di menit 18. Aksi striker Montenegro itu membongkar pertahanan Sampdoria termasuk gawang kiper Gianluca Curci.
Skor 1-0 yang bertahan hingga akhir babak pertama berubah di menit 55. Kesalahan Juan dalam melakukan backpass berakibat fatal, dan kiper Julio Sergio memperburuk keadaan dengan menjatuhkan Angelo Palombo.
Sergio langsung diganjar kartu merah dan Roma dihukum penalti. Jeremy Menez ditarik keluar untuk memberi tempat pada Alexander Doni di bawah mistar gawang. Namun pekerjaan pertama Doni adalah memungut bola dari jala setelah tak mampu menghentikan tendangan penalti Nicola Pozzi.
Di menit 77 Sampdoria menurunkan pemain barunya, Federico Macheda, yang dipinjam dari Manchester United. Sementara itu Doni harus bekerja keras untuk menghentikan umpan berbahaya Pazzini kepada Macheda.
Di menit 83 tuan rumah berbalik memimpin. Juan kembali melakukan kesalahan karena gagal menyapu bola di kotak penalti, yang semestinya bisa ia lakukan. Stefano Guberti tak kesulitan untuk menyerobot dan memasukkan bola ke gawang Doni. 2-1 untuk Sampdoria.
Roma berusaha bangkit di menit-menit tersisa, termasuk setelah Stefano Lucchini mendapat kartu kuning kedua dan Sampdoria pun bermain dengan 10 orang. Di injury time Sampdoria kehilangan satu lagi pemainnya, setelah bek tengah Daniele Gastaldello di-espulso pula.
Namun Roma tetap tak bisa mengembalikan kedudukan dan kalah. Mereka tetap di peringkat empat klasemen, terpaut tujuh angka dari pimpinan sementara AC Milan, sedangkan Sampdoria naik ke urutan tujuh.
Susunan pemain:
Sampdoria: Curci; Zauri, Lucchini, Gastaldello, Ziegler; Koman, Palombo, Poli (Mannini 82), Guberti; Pozzi (Macheda 77), Marilungo (Pazzini 62)
Roma: Julio Sergio; Cassetti, Mexes (Juan 46), Burdisso, Riise; Perrotta, Greco (Totti 91), Brighi; Menez (Doni 56); Vucinic, Borriello
via Detiksport
Dinho hampir pasti ke Flamengo
Gelandang Milan, Ronaldinho yang sebelumnya sering diberitakan akan kembali bergabung dengan mantan klubnya, Gremio, kini justru diberitakan hampir pasti bergabung dengan klub tenar Brasil, Flamengo.
Seperti diberitakan kini wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, beserta Dinho dan agennya tengah berada di Brasil untuk bertemu dengan manajemen Flamengo. Maka Rubro-Negro, julukan Flamengo, diprediksi tak lama lagi akan segera bisa memperkenalkan Dinho kepada publik stadion Joao Havelange.
“Peluang Ronaldinho untuk bermain di Flamengo saya pikir kini 99,9 persen,” tegas Galliani seperti dilansir Reuters.
“Flamengo dan Milan telah mencapai kesepatakan soal transfer… Kini kami butuh dua tiga hari lagi untuk menyelesaikan personal terms dengan Ronaldinho,” timpal Presiden Flamengo Patricia Amorim.
via Detiksport
Baca selengkapnya berita: Dinho hampir pasti ke Flamengo
Seperti diberitakan kini wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, beserta Dinho dan agennya tengah berada di Brasil untuk bertemu dengan manajemen Flamengo. Maka Rubro-Negro, julukan Flamengo, diprediksi tak lama lagi akan segera bisa memperkenalkan Dinho kepada publik stadion Joao Havelange.
“Peluang Ronaldinho untuk bermain di Flamengo saya pikir kini 99,9 persen,” tegas Galliani seperti dilansir Reuters.
“Flamengo dan Milan telah mencapai kesepatakan soal transfer… Kini kami butuh dua tiga hari lagi untuk menyelesaikan personal terms dengan Ronaldinho,” timpal Presiden Flamengo Patricia Amorim.
via Detiksport
Vieri siap merumput lagi
Sunday, December 12, 2010
Mantan penyerang Juventus dan Inter Milan, Christian Vieri, konon siap untuk kembali merumput bersama klub asal Brasil Boavista.
Vieri sudah sejak tahun 2009 tidak memiliki klub lagi. Atalanta merupakan klub terakhir yang dibela pemain yang kini sudah berusia 37 tahun itu.
Meski sudah lama absen dari lapangan hijau dan sudah termakan usia, Vieri rupanya siap untuk kembali bermain bersama Boavista.
Menurut La Gazzetta dello Sport, Vieri saat ini tengah berada di Brasil untuk mengadakan pertemuan dengan Joao Paulo Magalhaes, putra presiden Boavista, Jose Luiz Lins de Filho.
Vieri sudah sejak November tahun lalu mengungkapkan kemungkinan akan bermain bersama Boavista tapi kesepakatan tidak penah benar-benar tercapai.
Baca selengkapnya berita: Vieri siap merumput lagi
Vieri sudah sejak tahun 2009 tidak memiliki klub lagi. Atalanta merupakan klub terakhir yang dibela pemain yang kini sudah berusia 37 tahun itu.
Meski sudah lama absen dari lapangan hijau dan sudah termakan usia, Vieri rupanya siap untuk kembali bermain bersama Boavista.
Menurut La Gazzetta dello Sport, Vieri saat ini tengah berada di Brasil untuk mengadakan pertemuan dengan Joao Paulo Magalhaes, putra presiden Boavista, Jose Luiz Lins de Filho.
Vieri sudah sejak November tahun lalu mengungkapkan kemungkinan akan bermain bersama Boavista tapi kesepakatan tidak penah benar-benar tercapai.
Lazio bidik Amauri & Sissoko
![]() |
Lazio membutuhkan suntikan tenaga baru pada bursa transfer Januari untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen Serie A.
Dan menurut Il Corriere dello Sport, Lazio berminat mendatangkan Amauri dan Sissoko pada saat bursa transfer paruh kedua.
Amauri saat ini tengah cedera. Namun buruknya performa Amauri membuat Juve siap melepasnya. Apalagi I Bianconeri sudah memiliki mesin gol baru, Fabio Quagliarella.
Sissoko sendiri memang sudah sejak awal musim lebih banyak menghuni bangku cadangan. Pemain asal Mali itu kalah bersaing dengan Felipe Melo.
Peluang Lazio mendapatkan kedua pemain ini terbilang cukup besar sebab Juve membutuhkan dana segar untuk terjun di bursa transfer Januari.
Foto: Carvalho Amauri jadi incaran Lazio pada bursa transfer musim dingin mendatang (gettyimages)
Liverpool dekati Ronaldinho
Wednesday, December 8, 2010
Oleh admin di Barclays Premier League, Inggris, Italia, Serie A
![]() |
Pria berusia 30 tahun itu musim ini lebih sering berada di bangku cadangan karena pelatih Massimiliano Allegri lebih memilih kompatriotnya Robinho.
Jarangnya Ronaldinho main membuat eks pemain Barcelona dan Gremio itu santer dikabarkan akan meninggalkan Milan ketika bura transfer Januari nanti dibuka.
Beberapa klub Brasil dan Los Angeles Galaxy sudah mengungkapkan ketertarikannya. Kini Liverpool, sebagaimana diberitakan Itasportpress, juga berminat menampung Ronaldinho.
Pelatih Liverpool Roy Hodgson membutuhkan pemain kreatif di lini depan untuk mendampingi mesin gol Fernando Torres.
Presiden Lazio: Kami bisa saja menang 4-0
Saturday, December 4, 2010
![]() |
Lazio baru saja sukses mengalahkan Inter dengan skor 3-1 dalam laga di Stadion Olimpico. Kemenangan ini membuat mereka mengumpulkan 30 poin, menyamai raihan angka AC Milan yang memuncaki klasemen Seri A.
Presiden Lazio Claudio Lotito menyambut kemenangan atas Nerazzurri dengan wajah sumringah. Ia menilai dominasi timnya dalam laga tersebut harusnya berakhir dengan skor yang lebih besar.
"Kami tampil dominan dan bisa saja menang 4-0," klaim Lotito di Football Italia.
"Sebuah pertandingan harus dilihat secara keseluruhan. Kami bisa saja menang 4-0, tapi sayang Stefano Mauri menyia-nyiakan peluang di depan gawang," sambungnya.
Lotito pun menyesalkan kegagalan timnya unggul tiga gol di babak pertama. Keunggulan 3-0 ia yakini akan membunuh harapan Inter di babak kedua.
"Jika kami mencetak gol ketiga (di babak pertama), itu pasti akan membunuh harapan Inter. Kami memainkan sepakbola yang bagus, bergerak seperti sebuah tim dan punya kontribusi yang sempurna dari tiap individu. Kami pantas menang dan mendominasi laga ini," simpulnya.
Lotito belum mau bicara banyak soal Scudetto, meski kini Biancoceleste terus menempel AC Milan di pucuk klasemen. Ia memilih untuk merendah.
"Sedangkan untuk Scudetto, kami akan mengambil satu pertandingan pada satu waktu, menjaga semangat yang sama dari kerendahan hati dan pengorbanan yang membawa kami ke titik ini," tutupnya.
(via detiksport)
Serie A: Lazio taklukkan Inter
![]() |
Di Olimpico, Sabtu (4/12/2010) dinihari WIB, Lazio berhasil menyudahi paruh pertama dengan menjanjikan setelah Giuseppe Biava membuat mereka unggul 1-0 atas Inter.
Mauro Zarate melebarkan keunggulan Lazio di awal babak kedua, tapi Inter sempat berusaha bangkit berkat gol Goran Pandev pada menit 74.
Usaha Inter mengejar akhirnya kandas setelah Hernanes menjauhkan Lazio lagi semenit sebelum waktu normal berakhir.
Untuk Lazio, kemenangan tersebut membuat mereka menyamai raihan angka AC Milan yang memuncaki klasemen. Milan sendiri belum memainkan partai giornata 15-nya.
Akibat kebobolan tiga gol, Inter sementara itu dicatat Soccernet turun ke posisi enam karena disalip Palermo, meski keduanya punya poin sama. Inter bisa turun peringkat lagi, terlebih AS Roma yang hanya terpaut satu angka sudah mengancam tepat di bawahnya.
Hasil itu juga membuat catatan Inter kian buruk. Dari empat laga terakhirnya di Seri A, Nerazzurri sudah kalah tiga kali dan baru menang satu kali.
Jalannya Pertandingan
Peluang nyata pertama dalam laga dihadirkan oleh tim tamu Inter pada menit 13. Umpan silang Jonathan Biabiany tak bisa disongsong Goran Pandev tapi Sulley Muntari sukses menanduk bola untuk menghasilkan sepak pojok.
Lima menit kemudian gantian Lazio mengancam. Tandukan Sergio Floccari memaksa kiper Luca Castellazzi menyelamatkan gawang. Bola jatuh di kaki Stefano Mauri kendati Javier Zanetti dengan sigap sukses memotong bola.
Lazio unggul! Tuan rumah memimpin pada menit 26. Sebuah umpan silang ditanduk Hernanes sebelum kemudian diceploskan Giuseppe Biava ke dalam gawang Inter.
Wesley Sneijder berkesempatan menyamakan kedudukan enam menit kemudian. Dari sebuah tendangan bebas ia melayangkan bola dengan jitu ke arah gawang Lazio meski arahnya masih tepat ke kiper Fernando Muslera.
2-0 Lazio! Lazio menggandakan keunggulan di menit ke-52 menyusul sebuah kesalahan dari Felice Natalino. Mauro Zarate memaksimalkannya untuk bikin gol kedua tuan rumah.
Lazio makin pede dan Floccari hampir saja bikin skor jadi 3-0 pada menit 57. Untung buat Inter, Floccari gagal mengirim bola melewati Castelazzi.
Inter menipiskan ketinggalan! Goran Pandev meniupkan asa untuk Inter lewat golnya pada menit 73. Dua kali diblok, mantan pemain Lazio itu sukses menyarangkan bola pada kali ketiga. Skor jadi 1-2, masih untuk keunggulan Lazio.
Penyelamatan penting dilakukan Muslera dengan waktu normal tersisa empat menit lagi!
Lazio menambah gol! Skor menjadi 3-1 setelah Hernanes membuat gol ke gawang Castelazzi lewat tendangan bebas yang sebelumnya terlihat sedikit membentur pagar betis pemain Inter.
Susunan Pemain:
LAZIO: Muslera - Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu - Matuzalem, Brocchi, Mauri, Hernanes (Bresciano '90) - Zarate (Ledesma '79), Floccari (Rocchi '87)
INTER: Castellazzi - Natalino (Santon '85), Lucio, Cordoba, Zanetti - Muntari (Alibec '52), Cambiasso, Stankovic (Motta '36), Sneijder, Biabiany - Pandev
(via detiksport)
Foto: Selebrasi pemain Lazio usai mengalahkan Inter Milan, Sabtu (4/12/2010) dinihari WIB (gettyimages)
Buffon segera 'comeback'
Wednesday, November 24, 2010
![]() |
Buffon sudah empat bulan lebih tak menjalani pertandingan kompetitif setelah mengalami cedera punggung. Laga terakhir yang dijalani kiper nomor satu Italia itu adalah di pertandingan pertama Gli Azzurri di Afrika Selatan 2010.
Akibat cedera tersebut Buffon sempat menjalani operasi yang memaksanya belum bisa dimainkan hingga kini. Namun dalam beberapa pekan ke depan, kiper 32 tahun itu diharapkan sudah bisa kembali ke lapangan.
Dikutip dari Football Italia, untuk kali pertama dalam enam bulan terakhir Buffon ikut berlatih di pusat pelatihan timnya pada Selasa (23/11/2010) waktu setempat. Datang lebih pagi dari rekan-rekannya, Buffon menjalani latihan khusus untuk membantu memulihkan kondisinya.
Jika tak kembali mengalami masalah pada cederanya, kiper yang sudah delapan kali terpilih sebagai yang terbaik di Seri A itu akan bisa berada di posnya paling lambat pada Januari 2011.
Kabar kembalinya Buffon jelas akan mendongkrak semangat klub berjuluk "Nyonya Tua" itu. Juventus kini duduk di posisi empat klasemen dengan poin 23, tertinggal enam angka dari AC Milan di posisi teratas.
Anak didik Luigi Del Neri juga belum terkalahkan dalam sembilan laga terakhir, sebuah rentetan yang di antaranya termasuk kemenangan 2-1 atas Rossoneri.
(via detiksport)
Foto: Gianluigi Buffon (gettyimages)
Ibra: 'Milan tak bergantung padaku'
Sunday, November 21, 2010
![]() |
Ibrahimovic menjadi pencetak gol kemenangan Milan atas Fiorentina dalam laga dinihari tadi. Tambahan tiga angka membawa Il Diavolo Rosso berhasil mengamankan capolista.
Ini merupakan kali kedua secara berturut-turut eks pemain Barcelona itu menjadi penentu atas hadirnya tiga poin bagi Milan. Sebelumnya pemain berkebangsaan Swedia tersebut juga mencetak gol kemenangan tim Merah Hitam dalam laga Derby della Madoninna.
Gol ke gawang Fiorentina menjadi gol ketujuh Ibrahimovic untuk Milan di Seri A. Itu berarti sekitar sepertiga dari total gol Milan dibukukan striker yang pernah memperkuat Juventus dan Inter Milan itu.
Ibra sendiri menolak bila Milan disebut ketergantungan kepada dirinya."Milan tak tergantung kepada saya. Kami adalah tim yang luar biasa, di mana tiap pemain saling membantu satu sama lain. Memang saat ini sejumlah pemain tidak bisa tampil, tapi mereka yang absen pun juga tetap memegang peranan penting," ujar dia di situs resmi Milan.
"Sekarang yang terpenting adalah tim, adalah grup, bukan pada individu tertentu," tandasnya.
Ibrahimovic menegaskan bahwa dirinya tidak menjadikan gelar top skorer sebagai tujuan utamanya. Striker berusia 29 tahun itu mengatakan bahwa baginya gelar juara bagi Milan menjadi yang terpenting.
"Untuk memenangi Bola Emas, maka Anda terlebih dahulu harus menjadi juara bersama tim. Tidak seperti di waktu lalu, saya kini tidak memikirkan penghargaan itu."
"Fokus saya sekarang adalah meraih kemenangan bersama Milan. Yang terpenting adalah meamksimalkan potensi diri yang saya miliki, dan bila nantinya saya bisa mendapatkan penghargaan individual, ibaratnya hal itu hanya bonus saja," pungkas pria yang juga pernah berseragam Ajax Amsterdam itu.
(via detiksport)
Foto: Zlatan Ibrahimovic kembali menjadi pahlawan kemenangan Milan saat menghadapi Fiorentina, Minggu (21/11/2010) dinihari WIB. (gettyimages)
Ibra: 'Jika ingin main dengan saya, gabung Milan, Balotelli!'
Oleh admin di Barclays Premier League, Inggris, Italia, Serie A
![]() |
Seperti diberitakan Daily Mail, sejumlah pemain Manchester City dilaporkan tengah memprotes tindakan manajer Roberto Mancini yang dituding menjadikan Balotelli sebagai anak emas.
Empat pemain itu adalah Emmanuel Adebayor, Shaun Wright Phillips, Joleon Lescott, dan Wayne Bridge. Keemaptnya diberitakan terlibat adu mulut dengan Mancini pasca laga kontra Manchester United 10 November silam.
Protes berlanjut usai Mancini memberikan izin Balotelli untuk meninggalkan kamp latihan lebih cepat dibanding rekan-rekan lainnya sehari pasca derby Manchester.
Secara kebetulan di tengah situasi seperti ini ada "bujukan" yang datang kepada Balotelli. Itu datang dari striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic. Pemain asal Swedia itu membujuk Balotelli agar bergabung ke Milan saja.
Ibra punya alasan atas ucapannya tersebut. Sebelumnya Balotelli pernah menyatakan bahwa ingin berduet dengan Ibrahimovic.
"Saya sangat senang ketika Mario mengatakan ingin bermain bersama saya. Di musim panas kemarin, dia setiap hari menelepon saya dan memohon agar saya bergabung Manchester City," kata Ibra dikutip dari Football-Italia.
"Dia merupakan pemain yang luar biasa dan akan melakukan tugas dengan baik di Liga Primer. Tapi bila dia ingin bermain bersama saya, dia yang harus datang ke Milan."
"Saya sangat gembira bila Balotelli bergabung bersama Milan. Namun yang jelas menelepon saya tidak akan cukup. Dia harus berbicara dengan Adriano Galliani untuk mencapai kesepakatan," tutup Ibra.
(via detiksport)
Foto: Mario Balotelli kurang bersinar di ranah Inggris (gettyimages)
Serie A: Krasic main lagi, Juve menang
![]() |
Tampil sebagai starter, Krasic yang tidak bermain di empat laga terakhir Juve di liga karena cedera dan skorsing, mencetak satu dari dua gol yang dibuat Bianconeri di Stadio Luigi Ferraris tersebut.
Gol pertama tim tamu lahir di menit ke-17 dengan proses yang tidak mengenakkan bagi Genoa. Menerima umpan dari Krasic, gelandang Juve Claudio Marchisio melepaskan tembakan keras ke arah gawang tim tuan rumah.
Bola sedikit mengenai kaki Dario Dainelli sehingga mengubah arahnya. Penjaga gawang Eduardo meregangkan tubuhnya untuk menepisnya. Akan tetapi, bola hasil tepisan kiper Portugal itu membentur tiang gawang dan berbalik menimpa dirinya, dan kali itu menggelosor ke dalam jala.
Berselang lima menit Juve menggandakan skor menjadi 2-0 melalui aksi Krasic. Setelah mengalahkan bek Domenico Criscito, pemain internasional Serbia itu menaklukkan pula Eduardo dengan tendangannya.
Eduardo mengalami hari yang buruk karena ia dinilai semestinya bisa lebih baik lagi dalam meredam tembakan Krasic tersebut.
Dua gol yang bersarang di gawang Genoa itu adalah kali pertama dalam tiga laga mereka di bawah arahan pelatih baru, Davide Ballardini. Di dua laga sebelumnya mereka menang 1-0 atas Bologna dan Cagliari.
Buat Juventus kemenangan ini mengatrol posisi mereka ke peringkat tiga di klasemen sementara, dengan nilai 23 dari 13 pertandingan. Namun mereka bisa turun satu anak tangga lagi apabila tengah malam nanti Napoli berhasil mengalahkan Bologna.
Catatan lain, La Vecchia Signora telah menorehkan kemenangan lagi setelah imbang di dua laga sebelumnya, masing-masing dari Brescia dan AS Roma. Adapun Genoa tetap di papan tengah dengan koleksi 17 poin.
Susunan pemain:
Genoa: Eduardo; Rafinha, Ranocchia (Kharja 46), Dainelli, Kaladze; Rossi, Milanetto, Veloso (Rudolf 78), Criscito, Mesto (Destro 46), Toni
Juventus: Storari; Motta (Sorensen 54), Bonucci, Chiellini, Grosso; Krasic (Sissoko 61), Felipe Melo, Aquilani (Salihamidzic 80), Marchisio; Quagliarella, Iaquinta
(via detiksport)
Foto: Selebrasi Milos Krasic (kanan) usai mencetak gol saat Juve mengalahkan Genoa, Minggu (21/11/2010) malam WIB. (gettyimages)
Serie A: Milan menang, Ibra pahlawan
![]() |
Gol Ibrahimovic menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam duel yang dipanggungkan di Stadion San Siro, Minggu (21/11/2010) dinihari WIB tersebut. Gol itu hadir saat babak pertama tinggal berusia semenit.
Kemenangan 1-0 atas Fiorentina ini membuat Milan kokoh berdiri di puncak klasemen Seri A. Pasukan asuhan Massimiliano Allegri itu mengumpulkan 29 angka dari 13 laga, unggul empat poin dari Lazio yang punya satu pertandingan di tangan.
Jalannya pertandingan
Baru dua menit pertandingan berlangsung, Milan langsung menggebrak. Bek Daniele Bonera yang maju menyerang melepas tembakan yang memaksa kiper Fiorentina, Artur Boruc, menjatuhkan badan buat menepisnya.
Fiorentina memberikan ancaman balasan lima menit kemudian. Tendangan bebas Gaetano D'Agostino dengan indah melewati pagar hidup pemain Milan, tetapi kiper Christian Abbiati masih sigap menepis dengan satu tangan.
Jual beli serangan terus terjadi. Di menit 29, Clarence Seedorf melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola tidak berhasil merobek jala Fiorentina karena Boruc sigap bergerak ke kiri menolaknya.
Pada menit 41, Milan sebenarnya berhasil menyarangkan bola ke gawang La Viola, tetapi karena Robinho yang mencetak gol itu sudah off-side, maka gol tersebut pun dianulir.
Saat laga memasuki menit 44, Milan memetik gol. Mendapat umpan dari sisi kanan lapangan, Ibra yang membelakangi gawang melakukan tendangan salto buat mencetak golnya.
Di babak kedua, tepatnya di menit 57, Milan nyaris menggandakan keunggulannya. Namun kali ini tandukan Alessandro Nesta yang berdiri bebas jatuh tepat di pelukan Boruc. Skor tetap 1-0 buat Milan.
Dari satu tendangan sudut yang diperoleh Milan di menit 66, bola ditujukan kepada Thiago Silva yang berdiri di luar kotak penalti. Silva menendang dan bola menubruk tiang Boruc.
Fiorentina punya kans menyamakan kedudukan di menit 83. Aksi Alberto Gilardino melewati Nesta di garis gawang dilanjutkan dengan sodoran kepada Adem Ljajic. Gol tidak tercipta karena sepakan Ljajic ditepis Abbiati.
Hingga waktu yang ada habis, tidak ada gol tambahan dari kedua kesebelasan. Milan pun tetap berhak atas kemenangan 1-0 mereka.
Susunan pemain
Milan: Abbiati; Bonera, Silva, Nesta, Zambrotta; Gattuso, Ambrosini, Seedorf (Ronaldinho 86), Flamini; Robinho (Boateng 77), Ibrahimovic
Fiorentina: Boruc; Comotto, Kroldrup, Natali (Camporese 46), Pasqual; Donadel, D'Agostino; Cerci (Santana 60), Ljajic, Marchionni (Vargas 76); Gilardino
(via detiksport)
Serie A: Roma atasi Udinese 2-0
![]() |
Dua gol yang memenangkan Roma dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico Roma, Minggu (21/11/2010) dinihari WIB itu dicetak oleh Jeremy Menez dan Marco Borriello.
Tiga angka yang didapat dari Udinese membuat Roma telah mengumpulkan 22 angka dari 13 pertandingan dan berhak duduk di peringkat ketiga; di bawah AC Milan dan Lazio serta di atas Napoli.
Jalannya pertandingan
Meski bermain sebagai tamu, justru Udinese yang sanggup menebar ancaman lebih dulu. Meneruskan tendangan pojok Antonio Floro Flores, tandukan Maurizio Domizzi menabrak sudut mistar gawang Roma.
Udinese kembali mendapat peluang di menit 16. Flores yang beraksi di dalam kotak penalti menembak ke gawang Roma, tapi kiper Julio Sergio sigap menepisnya ke luar lapangan.
Roma mencetak gol pertamanya di menit 24. Dengan sebuah aksi individu ciamik, Menez melewat penjagaan Andrea Coda dan Medhi Benatia sebelum melesakkan bola ke gawang Udinese. 1-0 buat Roma.
Sebelas menit babak kedua berlangsung, Roma sukses menggandakan skor. Dari sebuah serangan balik, Borriello yang menguasai bola di dalam kotak penalti Udinese menembak dan gol.
Roma harus bermain dengan 10 orang dalam 10 menit terakhir. Pasalnya, Nicolas Burdisso dikartu merah oleh wasit karena dianggap mendorong Domizzi dalam sebuah keributan para pemain kedua tim.
Unggul jumlah pemain, Udinese berusaha mencetak gol hingga penghujung pertandingan. Menit 83, tendangan Alexis Sanchez gagal berbuah gol karena menabrak tiang gawang Julio Sergio.
Skor 2-0 buat keunggulan Roma pun tidak berubah hingga akhir.
Susunan pemain
Roma: Julio Sergio; Cassetti, Juan, N. Burdisso, Castellini; Simplicio, Brighi, Menez (Baptista 63), Greco; Borriello (Adriano 70), Totti (Mexes 83)
Udinese: Handanovic; Coda, Domizzi, Benatia; Isla (Agyemang-Badu 67), Pinzi, Inler (Sanchez 46), K. Asamoah, Armero; Flores (Denis 71), Di Natale
(via detiksport)
Juve pertimbangkan Benzema
Saturday, November 20, 2010
![]() |
Amauri sudah sejak awal musim ini diganggu cedera, yang membuat dia baru tiga kali dimainkan sebagai starter sepanjang musim ini. Kondisi tersebut jelas menyulitkan Juventus dalam upayanya bersaing di papan atas klasemen.
Karena pesepakbola 30 tahun itu kembali dapat masalah dengan kondisi fisiknya dan diprediksi baru kembali di tahun 2011, "Si Nyonya Tua" mulai mencari alternatif penyerang baru. Dan nama yang mereka pilih adalah Karim Benzema.
Dikutip dari Football Italia, Juventus mengirim seorang scout-nya untuk menyaksikan laga Inggris vs Prancis di Wembley tengah pekan kemarin. Dalam laga tersebut Benzema tampil cukup meyakinkan dengan mencetak satu gol.
Peluang Juve memboyong Benzema dari Real Madrid cukup terbuka. Soalnya mantan striker Olympique Lyon itu musim ini lebih sering dicadangkan Jose Mourinho.
Disebutkan kalau Juventus harus mengeluarkan uang hingga 15 juta euro jika mau mendatangkan Benzema. Kalau harga Benzema terlalu tinggi, Juve mungkin akan beralih ke Klaas-Jan Huntelaar atau Diego Forlan yang kabarnya juga diminati klub pemilik Scudetto terbanyak itu.
(via detiksport)
Foto: Karim Benzema (gettyimages)
Amauri cedera 2 bulan
![]() |
Itu artinya, Amauri tak akan memperkuat skuad besutan Luigi Del Neri hingga Januari mendatang. Pemain berdarah Brasil mendapat cedera ligamen saat menjalani sesi latihan, Rabu (17/11/2010) waktu setempat.
“Berdasarkan hasil scan yang dilakukan Kamis (18/11/2010), Amauri akan menjalani tes lanjutan di institut pengobatan di Turin pada Jumat (19/11/2010) waktu setempat,” demikian pernyataan situs resmi Bianconeri.
“Hasil scan menunjukkan dia mengalami cedera otot tahap dua pada ligamen lutut kirinya. Waktu pemulihan berkisar antara 40-50 hari,” imbuh pernyataan tadi, seperti dilansir Goal, Sabtu (20/11/2010).
Sebelumnya, pemain yang baru mendapat paspor Italia sempat dibekap cedera punggung, September silam. tapi, ketika itu cederanya tak terlalu serius. Dia juga mendapat masalah pada achilles-nya bulan lalu.
(via okezone)
Foto: Amauri (gettyimages)
Subscribe to:
Posts (Atom)

















